Keutamaan Membaca Istighfar | Fawaidul Mukhtar

Keutamaan Membaca Istighfar – Pada kesempatan kali ini kopi santri akan memaparkan beberapa keutamaan dan khasiat dari pada memperbanyak bacaan istighfar. Ringkasan istighfar ini admin rangkum dari kitab mashur fawaidul mukhtar yang di ulas di majlis manbaul huda. Istighfar dan shalawat memang sudah seharusnya menjadi amalan dalam keseharian kita. Istighfar di ibaratkan mandi dan bersuci sedangkan shalawat di ibaratkan wewangian yang membuat kita senantiasa dihargai, didekati, disukai oleh lingkungan kita, Istighfar dan Shalawat juga merupakan jembatan terbaik antara Kita dan Allah SWT setelah shalat 5 waktu.

Keutamaan Membaca Istighfar dari Kitab Fawaidul Mukhtar

Ada sebuah kisah dari imam Hasan al-Bashri yang menunjukkan bagaimana manfaat rajin istighfar, yang di tulis di kitab fawaidul mukhtar
أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة
“Ada orang pernah mengadukan kepada Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Imam Hasan Al-Basri kemudian menjelaskan bahwa orang tersebut sudah melakukan segala bentuk ikhtiar. Namun sayang, ikhtiarnya belum membuahkan hasil sesuai yang diinginkan. Oleh sebab itu, perlu usaha yang optimal untuk mendatangkan pertolongan dari Allah. Agar pertolongan Allah itu turun, Imam Hasan Al-Basri menyarankan agar mereka itu memperbanyak membaca kalimah istigfar. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala :
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا
“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10 – 12).
Imam Hasan Al-Basri merupakan seorang ulama terkemuka berasal dari kota Basrah, Irak. Selain dikenal dengan keilmuannya yang mumpuni, Imam Hasan Al-Basri juga dikenal sangat sederhana dan bijaksana. Tak heran jika banyak orang yang datang kepada Imam Hasan Al-Basri untuk meminta nasihat.

Sayyidul Istighfar

Sebagai umat dari baginda nabi besar Muhammad SAW, membaca atau mengucapkan kalimah istighfar bukan hanya pada saat berdzikir dan berdo’a saja. Namun kalimat istighfar juga sering digunakan ditengah berbicara dengan saudara muslim yang lain, atau ketika melakukan kesalahan di saat hendak melakukan sesuatu hal.

Sayyidul Istighfar mencakup banyak makna taubat kepada Allah dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Rasulullah memberi nama “Sayyidul Istighfar” atau penghulu istighfar, karena doa ini melebihi dari seluruh bentuk doa istighfar dalam hal keutamaan.

Berikut doa atau pelafalan darisayyidul istighfar berikut.

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar

keutamaan membaca istighfar

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar arab

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar latin

“Allahumma Anta Rabbii Laa Ilaaha Illaa Anta Khalaqtnii Wa Anna ‘Abduka Wa Anaa ‘Alaa ‘Ahdika Wa Wa’dika. Mastatha’tu a’uudzu Bika Min Syarri Maa Shana’tu Abuu u Laka Bini’ Matika ‘Alayya Wa Abuu-uBidzanbii Faghfir Lii Fa Innahu Laa Yagfirudz Dzunuuba Illa Anta”

Arti Bacaan Doa Sayyidul Istighfar

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu”

“Dan Aku berjanji kepada-Mu dengan semampuku,  Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat”

“Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”. (HR. Bukhari).

 

Author: SANTRI BODO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *